3 Fakta Mengenai Manfaat Cuka Apel yang Keliru

Manfaat cuka apel untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Cuka apel dibuat dari sari buah apel yang difermentasi dengan beberapa bahan-bahan lain seperti ragi dan lain sebagainya. Sari apel dengan cuka apel adalah dua hal yang berbeda. Pada cuka apel memiliki bau yang lebih tajam dan memiliki rasa yang sangat asam.

Namun disamping itu ada beberapa hal yang dipercaya oleh sebagaian masyarakat memiliki khasiat-khasiat yang belum sepenuhnya benar dan memerlukan penelitian yang lebih ilmiah. Berikut adalah 3 fakta mengenai manfaat cuka apel yang keliru.

Menurunkan kadar kolesterol

Kolesterol merupakan salah satu penyakit yang sering dianggap spele namunbisa mengakibatkan resiko yang berbahaya, bahkan kematian. Selain itu kolesterol menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit lain sehingga menjadi komplikasi antara lain penyakit jantung dan hipertensi.fakta seputar cuka apel yang keliru

Banyak sekali sales dari cuka apel dan sebagian literatur menyebutkan bahwa cuka apel efektif dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Akan tetapi sebenarnya dalam dunia medis tidak ada yang menyebutkan bahwa cuka apel dapat menurunkan kadar kolesterol secara signifikan. Kenyataanya cuka apel memang tidak memiliki kadar kolesterol sama sekali atau nol persen, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita kolesterol.

Memang sebagian artikel dari website luar ada yang menyebutkan bahwa cuka apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, namun seberapa efektif cuka apel terhadap menurunkan kladar kolesterol masih harus diteliti lebih jauh lagi, terutama dalam dunia medis di indonesia.

Hal ini dimaksudkan agar bagi yang menderita boleh saja mengkonsumsi cuka apel seperlunya saja, karena jika terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel dikhawatirkan bukannya kolesterolnya sembuh malah akan menjadi timbul gangguan pencernaan karena terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel yang rasanya asam.

Menurunkan berat badan

Cuka apel memiliki rasa yang asam, oleh karena itu cuka apel dianggap memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan. Selain banyak yang mengklaim hal tersebut, cuka apel juga dianggap sebagai salah satu metoda yang bisa menurunkan nafsu makan untuk yang sedang menjalani diet.

Banyak orang yang sedang diet justru terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel yang memiliki rasa yang sangat asam. Akibatnya malah menjadi timbulnya gangguan pencernaan seperti gangguan lambung dan usus akibat efek dari asamnya cuka apel tersebut.

Selain itu tentu mengkonsumsi cuka apel ada beberapa resiko lain seperti terjadinya iritasi pada gigi dan tenggorokan. Namun satu hal yang perlu diketahui adalah cuka apel tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang sedang mengalami gangguan pada lambung.

Mengobati penyakit diabetes

Salah satu metode yang banyak orang lakukan untuk mengatasi diabetes adalah dengan mengkonsumsi cuka apel secara rutin setiap hari. Karena cuka apel dianggap memiliki manfaat yang efektif untuk mengatasi penyakit diabetes.

Kandungan yang terdapat dalam cuka apel memang mengandung senyawa yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah atau mengatur kadar insulin dalam tubuh. Namun demikian pengaruh dari cuka apel adalah sangat sedikit dan tidak signifikan. Sehingga faktanya bahwa cuka apel bukan solusi yang tepat untuk menangani penyakit diabetes. Karena rasanya yang asam tersebut ditakutkan malah menjadi beresiko mengalami gangguan pencernaan sehingga tingkat efektif dan efek sampingnya masih harus diteliti lebih lanjut.