Inilah Klasifikasi Daun Jambu Biji

Jambu biji merupakan tanaman yang berasal dari Brazil. Sekarang, tanaman ini sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia dan biasanya hidup di daerah atau negara tropis termasuk Indonesia. Tanaman ini termasuk jenis pohon kecil atau lebih dikenal dengan istilah perdu.

Tingginya dapat mencapai 10 meter dengan berbagai cabang batangnya. Batangnya berkayu dan berwarna cokelat tua yang dapat digunakan untuk kayu bakar. Cabang-cabang batangnya tumbuh ke atas sehingga membuat tanaman ini terlihat rindang. Selain itu, ada juga klasifikasi daun jambu biji yang berwarna hijau segar.

Daun jambu sendiri sering digunakan untuk mengobati masalah pencernaan. Kebanyakan daun yang digunakan adalah yang masih muda atau yang berada di pucuknya. Daun yang muda tinggal dimakan dalam keadaan mentah dengan sedikit campuran garam.klasifikasi daun jambu biji

Sebenarnya, banyak manfaat buah jambu ini yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbicara masalah daun jambu, agar lebih jelas ada beberapa ciri atau klasifikasi yang perlu Anda ketahui.

Klasifikasi Daun Jambu Biji yang bisa Dilihat dengan Mudah

Bentuk Daun

Daun jambu biji tergolong jenis daun yang tidak lengkap. Dikatakan tidak lengkap karena hanya terdiri dari tangkai dan helai saja. Jenis daun ini sering disebut dengan daun bertangkai. Bentuk daunnya lebar pada bagian tengah dan memanjang pada ujungnya. Lebar daun ini hanya tiga belas sampai lima belas sentimeter saja. Memang tergolong jenis daun yang kecil jika dibandingkan dengan daun buah lainnya. Daun ini memiliki ujung yang tumpul dan pangkal daunnya membulat. Tepi daunnya rata dan tampak beruas-ruas.

Bentuk Tulang Daun

Bentuk tulang daun terbagi menjadi bermacam-macam. Ada yang bertulang menjari, menyirip, melengkung dan juga sejajar. Bentuk tulang daun menjari biasanya seperti bentuk susunan tangan. Untuk bentuk tulang daun melengkung seperti garis-garis yang melengkung dan ujung tulangnya terlihat menyatu. Jenis tulang daun sejajar berbentuk seperti garis lurus yang sejajar dan ujung tulang daunnya tidak menyatu.

Nah, untuk klasifikasi daun jambu biji ini bentuk tulang daunnya menyirip. Tulang daun menyirip bentuknya menyerupai sirip ikan. Daun jambu ini memiliki ibu tulang yang tersusun dari pangkal ke ujung dan keluar tulang-tulang cabang yang mirip dengan sirip ikan.

Warna Daun

Klasifikasi daun jambu biji berikutnya adalah dari warna yang melekat pada daun tersebut. Umumnya, daun pada tumbuhan berwarna hijau tua atau hijau segar. Begitu juga dengan jambu biji dengan warna daun yang hijau. Akan tetapi warna hijau tampak pada sisi bagan atas dan pada bagian bawah berwarna agak kekuning-kuningan. Ada bau khas yang dihasilkan oleh daun ini jika ditumbuk atau diremas-remas.

Ciri daun jambu biji ini dapat dilihat dengan kasat mata. Sebenarnya, daun memiliki fungsi tersendiri bagi tumbuhan yaitu sebagai alat untuk fotosintesis. Selain itu, daun jambu memiliki kandungan tanin dan minyak atsiri  sebesar 12%. Kandungan ini terdiri dari asam psidiolat, asam guaiacolate, vitamin B dan senyawa avicularin. Kandungan ini juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Itulah klasifikasi daun jambu biji yang harus Anda ketahui. Sebagai informasi, ada berbagai jenis jambu biji yang bisa tumbuh subur di Indonesia seperti jambu sukun, jambu kristal, jambu bangkok dan juga jambu air. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, terutama yang ingin menanam atau membudidayakan jambu biji di rumah.

Baca juga artikel menarik lainnya: Manfaat jambu biji merah dan manfaat daun jambu untuk wajah